Rabu,14 September 2011, Karawang ber"hari jadi" yang ke 378. Puncak acara ditandai dengan Sidang Paripura DPRD Kabuapten Karawang, yang di hadiri seluruh anggota DPRD, Bupati (Drs Ade Swara,MH), Wakil Bupati (dr Celica Nurachadiana),Mantan Bupati, mantan wakil bupati, para pejabat, para kepala desa dan elemen lainnya.
Acara demi acara digelidingkan melalui suara merdu sang pengatur acara. Acara pokok ternyata hanya mendengarkan pidato Bupati Karawang H.AdeSwara, yang memaparkan keberhasilan pemerintah yang dipimpinnya selama kurang lebih 8 bulan ini. Pidato yang berdurasi sekitar 18 menit itu dibacakan Ade Swara, terkesan terlalu formal (maaf, ini versi orang kecil), tergesa-gesa, dan sesekali tak terdengar jelas artikulasinya. Apalagi isinya.
Pembicara berikutnya, utusan pemerintah Propinsi Jawa Barat (saya tak sempat mencatat namanya). Saya perhatikan, hadirin tak begitu khusyu mendengarkan pidato itu, bahkan banyak yang sambil ngobrol. Entah apa yang ada di pikiran masing-masing.
Di penghujung acara , ketika Ketua DPRD Tono Bahtiar mau menutup acara, saya agak terhentak dengan pernyataan beliau yang intinya mengajak para mantan bupati, mantan wakil bupati, mantan anggota DPRD, mantan pejabat, para pinisepuh Karawang untuk senantiasa memberikan bantuan pemikiran dan pendapat dalam rangka membangun Karawang.
Bila pa Tono Bahtiar menyampaikan hal itu dengan ikhlas, maka buat saya selaku orang kecil, pernyataan andalah yang paling mendapat "respect". Dan saya angkat topi. Itulah sebenar-benarnya suara rakyat Karawang.
DIRGAHAYU KABUPATEN KARAWANG.

Posting Komentar